CopyRight by agunatan si kiting

Senin, 11 November 2013

MENGKONFIGURASI WEBSERVER

Arti WebServer
Web server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman - halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.
Contohnya  : joomla,wordpress,moodle (aplikasi)

LANGKAH LANGKAH KONFIGURASI WebServer

1. Kita akan menginstall apache2 terlebih dahulu dengan perintah “apt-get install apache2 php5 mysql-server mysql-client”
2. Lalu apache akan meminta mengisi password ,lalu kita isi. Sebaiknya pasword jangan terlalu susah.
3. Dan kemudian akan meminta mengetik ulang kode yang telah kita ketik sebelumnya.
4. Sesudah kita selesai menginstall kita pindah directory dengan perintah “cd /etc/apache2/sites-available”.
5. Kemudian kita lihat isi dari directory dengan perintah “ls” dan kemudian kita copy isi dari default ke domain kita dengan perintah “cp default agun.net(domain kita)”
6. Lalu kita lihat kembali isi dari directory apakah sudah ada atau belum dengan perintah “ls” kembali.
7. Kita akan mengkonfigurasi isi dari domain kita yang sudah kita copy dengan perintah “nano agun.net(domain kita)”.
8. Kita ubah tanda bintang di dalam virtual host dengan ip kita , tambahkan domain kita di document root kemudian di dalam directory kita tambahkan juga domain. Lalu “usr” menjadi “var” dan “lib” menjadi “www” kemudian kita save (CTRL+X). 
9. Kita enable kan a2ensite dengan perintah “a2ensite agun.net(domain kita)”
10. Kemudian kita disable kan a2dissite dengan perintah “a2dissite default”.
11. Kita restart kembali apache2 dengan perintah “/etc/init.d/apache2 restart” 
12. Kemudian kita pindah directory ke var dengan perintah “cd /var/www” ,buat directory kita “mkdir agun.net(domain kita)” ,kemudian “ls” dan akan muncul directory yang kita buat.
13. Lalu kita pindah ke directory yang kita buat dengan perintah “cd agun.net(domain kita)/” , kemudian kita buat info.php nya dengan perintah “nano info.php”.
14. Kita membuat script sendiri , agar pada saat kita mencoba membrowser nya akan muncul data informasi webservernya.
<?php
phpinfo();
?>
15. Kemudian kita akan melihat hasil dari konfigurasi kita di browser dengan mengetik domain kita di address bar , dan lalu kita lihat isi dari info.phpnya.


16. Kemudian jika berhasil akan muncul seperti ini.


Mungkin sekian saja cara untuk mengkonfigurasi WebServer , kurang lebihnya mohon dimaafkan . Terimakasih.AJA

Sabtu, 09 November 2013

apa sih FTP itu ?
File Transfer Protokol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang mensupport TCP/IP protokol. Dua hal penting yang ada dalam FTP adalah FTP server dan FTP Client. FTP server menjalankan software yang digunakan untuk tukar menukar file, yang selalu siap memberian layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client. FTP client adalah komputer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file (mengupload atau mendownload file).

MACAM-MACAM FTP
1.FTP User
FTPuser artinya ftp yang dapat di akses dan memilikipermisi hanya di batasi 
hanya untuk user tertentu. Karena ftpuser disertakan suatu autentifikasi bila
kita akanmengakses ke dalam nya.
Format dari FTP user adalah :
2.FTP anonymous
FTP anonymous artinya, FTP yang disediakan secara anonymous/ tanpa nama, 
dengan kata lain FTP tersebut dapat di akses oleh siapapun dan biasanya tanpa
password, ataupun bila di minta password,.Biasanya server meminta alamat email 
kita sebagai password nya untuk ferivikasi.
Contoh nya :

LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI FTP
1. Kita install terlebih dahulu vsftpd dengan perintah “apt-get install vsftpd”.
2. Setelah diinstall kita akan mengkonfigurasi isi dari vsftpd dengan perintah
“nano/etc/vsftpd.conf”.
3. Lalu setelah masuk keadalam directory kita klik CTRL+W (search) “anonymous”
4. Kita tambahkan # dibelakang kata anonymous ,hapus tanda pagar “local enable” dan
“write enable”.
5. Setelah kita konfigurasi ,kita akan memeriksa ftp kita dengan perintah 
“ftp 192.168.1.1(ip address DNS kita)”
6. Lalu kita restart konfigurasi vsftpd dengan perintah “/etc/init.d/vsftpd restart”.
7. Kita restart terlebih dahulu semua konfigurasi dengan mengklik Machine->Reset
8. Kita masukan kembali username kita lalu password.
9. Kita minimize terlebih dahulu debian ,lalu menuju Setting->Network , attached to
diubah menjadi “host-only”
10. Kita masuk ke software yang akan digunakan untuk transfer file.(misalnya FILEZILA)
11. Lalu kita isi kotak yang kotak “host” dengan domain kita,username,password debian,
dan port isi dengan angka “21” (port standar internasional) ,lalu klik “quickconnect”.
12. Kita pindahkan beberapa folder dari “local site” dengan mengklik 2x atau mendrag
file nya.
13. Kita pindah dahulu ke debian kembali dan ketik perintah “chmod –R 777 /home/ftp”
agar transfer bisa berjalan dengan baik.
14. Kita masuk ke browser lalu kita ketik di address bar “ftp://192.168.1.1(ipkita)” ,lalu
akan ada otentikasi dan kita masukan username kita dan passwordnya.
(TANPAJARINGAN INTERNET)
15. Akan muncul hasil dari hasil yang kita ketik di address bar ftp://192.168.1.1(ipkita) /
file yang kita upload. 
16. Kita coba kembali dengan menggunakan domain kita dengan mengetik kembali di
address bar “ftp://agun.net (domain kita)”.
17. Jika berhasil akan muncul sama seperti saat kita menulis di browser tetapi
menggunakan IP.

Berikut mungkin langkah langkah untuk mengkonfigurasi FTP (
File Transfer Protokol ), mungkin kurang lebihnya mohon
dimaafkan,terimakasih.AJA



APA ITU DHCP?
DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP
kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP
server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian
administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat
konfigurasiTCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.

KELEBIHAN DHCP :
1.    Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.
2.    DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain. DHCP ini didesain
untuk melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.
3.    DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya alamat IP
tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jika client tersebut tidak sedang menggunakannya (off).
4.    DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu
dari server.
5.    DHCP akan memberikan satu alamat IP dan parameter-parameter kofigurasi lainnya kepada
client.

LANGKAH LANGKAH DHCP
1. Langkah pertama kita akan    menginstall program yang bernama dhcp3-server dengan perintah
“apt-get install dhcp3-server” lalu kita enter
2. Tampilan ini setelah kita menginstall “dhcp3-server” tetapi lebih baik setelah proses menginstall
kita ketik ulang perintah “apt-get install dhcp3-server” lalu enter.
3. Kita pindah menuju directori dari dhcp3 dengan menggunakan perintah “cd /etc/dhcp3/”.
4. Lalu kita lihat isi dari dhcp3-server dengan perintah “ls” lalu enter.
5. Apabila isi dari dhcp3-server ini berisi 4 file , berarti dhcp3 sudah benar diinstall.
6. Lalu kita mem backup data dari dhcpd.conf dengan perintah “cp dhcpd.conf backupdhcpd.conf”.
7. Kita akan mengkonfigurasi isi dari dhcpd.conf dengan perintah “nano dhcpd.conf”.
8. Sesudah itu kita akan mencari kata “a slightly” dengan mengklik “CTRL+W” lalu kita ketik kata “a
slightly” tersebut.
9. Lalu akan muncul kata a slightly.
10. Pertama-tama kita akan menghilanngkan tanda pagar , kita hilangkan tanda pagar mulai dari
urutan subnet hingga tanda pagar paling bawah (#}).
12. Kita akan mengkonfigurasi isi dari dhcp.conf :
• kita ubah subnet menjadi ip kita sendiri tetapi diakhir diberi angka 0  (192.168.1.0)
• ubah netmask sesuai kelas yang kita pakai ( A.255.0.0.0 B.255.255..0.0 C.255.255.255.0)
• range kita ubah menjadi ip kita dan jarak ip yang akan dipakai sesuai kebutuhan (192.168.1.100
192.168.1.120)
• option domain-name kita ubah keduanya menjadi domain kita sendiri (agun.net)
• option routers kita ubah menjadi ip kita sendiri (192.168.1.1)
• kita ubah option broadcast dengan ip kita dan diakhiri dengan angka 255 bukan 1 (192.168.1.255)
13. Lalu kita save semua yang sudah kita konfigurasi dengan mengklik “CTRL+X” lalu Y kemudian
enter.
14. Lalu kemudian kita pindah directori ke default dengan perintah “cd /etc/default”
15. Kemudian kita lihat isi dari default tersebut dengan perintah “ls”
16. Kita akan mengedit isi dari default yaitu dhcp3-server dengan perintah "nano dhcp3-server"
17. Kita hanya tinggal menambahkan “eth0” di dalam tanda petik.
18. Kemudian kita save hasil edit kita di dhcp3-server dengan mengklik “CTRL+X” lalu Y kemudian
enter.
19. Lalu setelah kita save kita restart dhcp3-server dengan perintah “/etc/init.d/dhcp3-server
restart”
20. Lalu kita minimize terlebih dahulu debian.
21. Klik fileàpreferencesànetworkàadd host only
22. Lalu akan muncul hasil dari add host only (virtualbox host only adapter #...).
23. Lalu kita tutup jendela preferences, kemudian kita pilih settingànetwork,kita ubah pengaturan
dari “attached to” menjadi host-only adapter. Otomatis name akan berubah menjadi host only
adapter yang sudah kita add di preferences.
24. Kita buka open network and sharing centeràchange adapter settings.
• lalu akan muncul salah satu host only adapter yang telah kita buat di network       sebelumnya.
• kita klik host adapter tersebut.
• klik status.
25. Kemudian kita klik propertiesàinternet protocol version 4àproperties.
26. Kita ubah ip dan dns yang berada di general menggunakan “obtain” semua.
27. Kemudian langkah terakhir kita lihat hasil dari konfigurasi ini dengan mengklik details dari host
only adapter tersebut, dan kita bisa lihat berhasil atau tidaknya hasil konfigurasi yang kita buat.

Mungkin ini akan sedikit pusing untuk mengkonfigurasi nya , tapi mencoba lebih baik daripada tidak sama sekali . Tidak penting seberapa kali kamu jatuh , tapi seberapa banyak kamu mencoba lebih baik. 
Terimakasih telah mampir ke blog saya :) Salam sukses :D